by

Jangan Pernah Memberi Stigma dengan adanya Pandemi Covid-19

Stigma adalah salah satu ciri yang negatif menempel pada diri seorang karena pengaruh-pengaruh lingkungannya. Karena dengan adanya stigma tersebut menjadikan polemik baru terhadap gangguan mental, psikis dan lain sebagainya. Berbagai media online, masih banyak ditemukan stigmatisasi terhadap pasien yang terkena covid-19.

Sangat miris stigma sekarang ini digunakan untuk mendiskriminasi suatu perilaku, sifat-sifat negatif bahkan atribut fisik lainnya. Sepanjang pengetahuan stigmatisasi tidak dapat menyelesaikan masalah melainkan masalah baru di kalangan masyarakat. Hal ini dapat menjadi lebih buruk di bandingkan dengan penyakit atau virus itu sendiri.

Stigma merupakan masalah mental yang sangat serius dan perlu kita tangan secara bersama-sama. Stigma juga telah banyak melekat pada orang dengan gangguan jiwa. Banyak dari mereka yang memiliki gangguan jiwa sebelumnya dan kemudian mereka sudah menjalani rehabilitasi dan kemudian dinyatakan sembuh. Akan tetapi sekembalinya mereka di masyarakat dan mereka mendapatkan stigma bisa jadi mereka mengalami yang namanya relapse atau kambuh kembali menjadi gila lagi karena stigma tersebut. Begitu juga dengan pasien-pasien yang positif covid-19 mereka sangat tergantung dengan adanya stigma-stigma masyarakat di sekitarnya.

Dampak Adanya Stigmatisasi

Dengan adanya stigma mampu menciptakan prasangka-prasangka negatif sosial yang bisa mendorong perilaku kolektif menjadi tidak terkendali di masyarakat. Contoh kecil pada masa pandemi ini sering terjadi penolakan jenazah pasien covid-19 yang meninggal dan akan dimakamkan di berbagai daerah. Kejadian tersebut menjadi rendahkan kerjasama dan suport sosial diantara masyarakat. Berikut beberapa adanya dampak stigma:

  1. Memicu marginalisasi terhadap kelompok-kelompok tertentu membawa kesusahan, penolakan dan bisa jadi kemiskinan tak terbendung.
  2. Menciptakan tembok besar antara pertolongan dan mencegah penyebaran virus covid-19 tersebut.
  3. Kelompok-kelompok tertentu yang sudah tersetigma menjadi tidak percaya terhadap instansi kesehatan yang berwenang.
  4. Memicu kepanikan masyarakat dan menjadi kontra produktif terhadap penanganan kasus covid-19 tersebut.

Tips Supaya Tidak Mudah Memberi Stigma

  • Gunakan Fakta

Ya gunakan fakta karena stigma bisa menyebar kurangnya pengetahuan terhadap covid-19 atau masalah lainnya. Sebarkan informasi fakta dan cara mencegah supaya masyarakat paham.

  • Dengarkan Tokoh Masyarakat yang Kompeten di Bidangnya

Karena dengan adanya tokoh masyarakat yang kompeten di bidangnya bisa meminimalisir stigma negatif yang terjadi di masyarakat.

  • Perkuat Informasi

Perkuatlah informasi dari tim medis jangan asal percaya terhadap informasi-informasi dari orang yang tidak jelas yang mengakibatkan kesalahpahaman.

  • Jangan asal Percaya Sosial Media

Sosial Media sekarang ini menjadi momok menakutkan jika informasi yang tersebar salah. Bahkan menjadi ketakutan tersendiri dikalangan masyarakat yang menerima informasi tersebut.

  • Buat Kelompok Gerakan Melawan Stigma

Dengan adanya kelompok positif maka menunjukkan simpati dan kepedulian di seluruh kalangan masyarakat menjadi positif lagi.

Demikian informasi tentang stigma, dampak dan cara meminimalisirnya, semoga bisa bermanfaat untuk Anda semuanya. Salam sehat selalu, tetap jaga jarak aman dan lakukan protokol sesuai tim kesehatan, berhenti memberikan stigma negatif.

News Feed